Sunni itu Islam.
Syiah itu Islam.
Wahabi pun juga Islam.
Kita tidak tinggal di Saudi, Iran, atau Malaysia yang telah menetapkan mahzab resmi negaranya.
Kita hidup di Indonesia yang bermacam. Konsekuensi nya, mau ga mau ya harus damai. Hormati perbedaan.
Kalau negara lain perang karena beda aliran, justru harusnya kita bantu mendamaikan.
Bukan malah ikut saling lempar cacian.
Jalan cinta sejati, hanya dapat ditempuh oleh mereka yang siap untuk melupakan diri mereka sendiri. Selama kau tetap sehat, penderitaanku tidak lah menjadi penting. ~ Majnun
Sabtu, 12 Desember 2015
Jangan Meragukan Pemberian-Nya
Jangan sampai terlambatnya pemberian Tuhan, membuatmu putus asa. Walaupun saat itu kau telah berdoa begitu serius dan begitu lama.
Sebab, Tuhan pasti akan mengabulkan permintaanmu (jangan pernah hilang keyakinan ini dalam dirimu).
Tapi dengan cara yang Dia pilih, bukan dengan cara yang kau pilih.
Dia akan mengabulkan permintaan itu pada waktu yang Dia kehendaki, bukan menurut waktu yang kau kehendaki.
Jumat, 11 Desember 2015
Melawan Rindu
Kau tahu, merayu bukan lah keahlianku. Merangkai kata-kata juga aku tak bisa.
Satu-satunya sajak yang kuhafal ialah ungkapan Wahyu Sulaiman Rendra, bahwa perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata.
Tapi jangan kira aku tak merasa rindu. Setelah kita terpisah tak hanya oleh jarak, namun juga masa lalu.
Kini lihatlah diriku, termenung di bangku kereta senja lintas waktu, siap merangkak ke masa-mu.
Karena dengar lah, (bagiku) kalimat yang paling romantis untuk menyatakan rindu adalah "Aku datang ke kotamu."
~ Sanraji (Stasiun Benteng-Senja, 12/09/2015)
Langganan:
Komentar (Atom)
