Kamis, 19 Juli 2012

Perpustakaan Rakyat


Saat ini ada satu hal yang benar-benar ingin aku lakukan sebagai wujud pengabdianku terhadap kemanusiaan. Keinginan ini menurutku adalah hal yang sangat mulia dan bermanfaat, namun apa daya modal dan kesempatan sampai saat ini masih belum juga kudapatkan. Untuk menigangkat harkat dan martabat kaumku dari belenggu kebodohan, yang tentunya berujung pada kemiskinan, aku ingin sekali mendirikan apa yang nanti akan kunamakan “Perpustakaan Rakyat”. Yap, benar sekali. Sebuah pusat informasi dan ilmu pengetahuan yang diperuntukkan bagi masyarakat kelas menengah ke bawah, dari berbagai jenjang usia.

Diharapkan perpustakaan ini mampu membuka alam pikir mereka-mereka yang selama ini sudah sangat disibukkan oleh urusan perut, yang tidak pernah merasakan kekenyangan. Masyarakat jenis itu justru jarang sekali bisa mendapatkan pencerahan. Karena jelas, secara logika akses mereka untuk itu sangat terbatas.

Perpustakaan rakyat tersebut nantinya akan kuisi dengan buku, majalah, ataupun jurnal dengan berbagai macam tema yang telah disesuaikan dengan kategori pembacanya. Untuk anak-anak, akan tersedia buku-buku motifasi dan biografi tokoh-tokoh inspiratif yang bisa jadi panutan. Untuk bapak-bapak atau ibu-ibu paruh baya, ada buku-buku tentang pengetahuan teknis atau keahlian yang menguntungkan, seperti “Tata cara budidaya jamur”, “Trik Cerdik Usaha Cattering”, dan lain sebagainya. Serta untuk golongan intelektual gembel, akan disediakan buku-buku yang lebih ‘berat’ tentang ideologi, politik, perubahan sosial, agama, dan masih banyak tema-tema lain untuk memenuhi rasa haus mereka akan ilmu pengetahuan.

Kata ‘rakyat’ kugunakan sebagai nama karena menurutku kata ini sangatlah sakral dan sangat identik dengan semangat pantang menyerah untuk memperjuangkan keadilan. Selain itu aku juga sudah sangat muak dengan penyalahgunaan kata ini dalam bidang politik maupun industri komersial yang justru bertujuan untuk membodohi rakyat itu sendiri.

Semoga Tuhan segera mempertemukanku dengan kamerad-kamerad lain yang memiliki cita-cita dan harapan yang sama denganku. Sehingga upaya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa bisa lebih mudah untuk diwujudkan.

2 komentar:

  1. salam kenal bang...setelah membaca tulisan abang,rasanya niat baik abang hampir sama dengan yang saat ini ada dalam "mimpi saya.hanya saja mungkin abang sudah mewujudkan keinginannya kalau saya belum..? tapi saya akan berusaha untuk mewujudkan mimpi meng-ada-kan perpustakaan bagi masyarakat saya di kampung..ada yang ingin saya tanyakan bang..kira-kira langkah awal seperti apa yang harus kita lakukan untuk meng ada kan perpustakaan atau saya lebih suka mengatakan "rumah pengetahuan"..? apa saja bang trik2nya..? mohon jawabannya..

    BalasHapus
  2. Ayo mas, semangat untuk sama-sama berjuang. Saya ini juga belum apa-apa, masih mengikuti gerakan dari organisasi yg saya ikuti, Belum berperan banyak.
    Mari berbuat untuk Indonesia :D

    BalasHapus