Kamis, 19 Januari 2012

Arti Sejarah

Sebagai pelajar jurusan IPA sewaktu SMA, mungkin kegemaranku ini bisa dibilang aneh. Semenjak kelas satu (sebelum masuk di jurusan IPA) aku sangat suka dengan pelajaran sejarah. Dan untungnya, pelajaran sejarah ini tetap diberikan kepada seluruh kelas, baik IPA, IPS, maupun kelas bahasa. Alasannya adalah agar pelajar-pelajar di SMA tidak melupakan sejarah. Dan bisa ditebak, pelajaran sejarah akhirnya menjadi pelajaran yang paling aku sukai ketika itu, tentu saja setelah kimia. Selain menyenangkan, ada banyak hal yang bisa kita pelajari. Kegagalan, kemenangan, kebiadaban, dan sikap hidup yang mulia, semua terangkum secara lengkap dalam bingkai sejarah. Tergantung bagaimana kita memaknai dan mengambil pelajaran darinya.

Namun sayangnya, masih sangat sedikit pemuda Indonesia yang sekedar tertarik untuk belajar sejarah. Mereka nampaknya telah lupa bahwa Nusantara yang pernah berjaya mengatasi serangan bangsa Mongol di era Majapahit ini juga telah menjadi budak bangsa Belanda selama tiga setengah abad. Mereka juga tidak pernah betul-betul paham bahwa rakyat sangat menderita akibat politik mercusuar yang dicanangkan Bung Karno, juga orang-orang yang dibungkam, bahkan diculik di era pemerintahan Soeharto.

Sebagian dari mereka telah terbuai mimpi-mimpi masa depan yang penuh dengan ilusi. Menginginkan kesejahteraan pribadi agar dapat memuaskan nafsu perut dan gaya hidup hedonnya. Ditambah dengan banyaknya acara televisi sampah yang memprogandakan bahwa mengurus masalah cinta dengan pasangan lebih penting dari apapun. Sehingga untuk belajar sejarah secara sederhana pun, tidaklah terpikirkan oleh mereka.

Sebagian uraian di atas telah cukup menjadi alasan bagiku untuk menuliskan sejarah hidupku yang baru seumur jagung ini. Tentunya dengan keterbatasan kemampuan menggali dan mengolah informasi serta tidak mumpuninya teknik penulisan.

Walaupun begitu, aku anggap niatku ini adalah wujud nyata dari penghargaanku terhadap nilai-nilai sejarah dan seperti yang telah disampaikan sebelumnya, akan banyak hal yang bisa kuambil dari kisah sejarah yang sederhana ini. Karena menurutku, bagaimanapun bentuknya sejarah merupakan landasan paling awal bagi kita untuk merubah masa depan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar